Pelatihan dan Pelestarian Budaya Bali

Seminyak, 4 September 2010

Sebagai bentuk kepedulian terhadap adat dan kebudayaan bali, Villa Kubu mengadakan pelatihan-pelatihan yang menyangkut adat dan budaya bali meliputi:

1. Pelatihan menari

Seni tari Bali pada umumnya dapat dikatagorikan menjadi tiga kelompok; yaitu wali atau seni tari pertunjukan sakral, bebali atau seni tari pertunjukan untuk upacara dan juga untuk pengunjung, dan balih-balihan atau seni tari untuk hiburan pengunjung. Tari yang menjadi bahan pelatihan adalah kelompok tari balih-balihan yaitu tari kupu-kupu. Pelatihan ini dikuti oleh anak-anak sekitar villa yang terlihat antusias mengikuti pelatihan karena dipandu oleh tiga instruktur perpengalaman.


2. Pelatihan Rindik

Rindik merupakan salah satu alat musik tradisional Bali yang terbuat dari Bambu yang pada nadanya adalah berdasarkan Selendro. Gamelan rindik dipergunakan dalam acara pertunjukan joged bumbung dam cocok juga untuk mengiringi acara resepsi pernikahan. Suaranya yang klasik dan familiar, membuat setiap orang tertarik untuk memainkannya.


3. Pelatihan Ngulat Klangsah

Klangsah merupakan salah satu kerajinan tangan yang sudah menjadi tradisi bagi masyarakat bali. Klangsah biasanya digunakan pada saat ada upacara keagamaan. Klangsah berupa anyaman dari daun pohon kelapa yang sudah tua dan dipakai untuk atap "tetaring". Tetaring adalah bangunan dadakan yang berfungsi sebagai atap saat ada suatu upacara keagamaan. Mengingat pentingnya tradisi ini, maka perlu diadakan pelatihan khusus agar kebudayaan bali tidak punah di masa yang akan datang.

4. Pelatihan Meditasi

Meditasi adalah Praktik relaksasi yang melibatkan pengosongan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, maupun mencemaskan dalam hidup kita sehari-hari. Cara bermeditasi ada banyak. Ada yang memulai dengan tubuh, arti meditasi dengan tubuh adalah mempergunakan menyerahkan tubuh ke dalam situasi hening. Lakunya adalah dengan mempergunakan pernafasan, untuk mencapai keheningan, kita menarik nafas dan mengeluarkan nafas dengan teratur. Kesulitan yang paling berat dalam bermeditasi adalah “mengendalikan pikiran dengan pikiran“ artinya anda berusaha “ mengelola “ pikiran-pikiran anda, sampai mencapai keadaan “ Pikiran tidak ada “ dan anda tidak berpikir lagi, salah satu cara adalah “ mengosongkan pikiran “ dengan cara menfokuskan pikiran anda kepada suatu cita-cita.

Pemilahan Sampah

Seminyak, 31 Agustus 2010
Sampah? Hii mengerikan! Semua orang menghindarinya. Anehnya, banyak diantara kita yang membuang sampah sembarangan. Lucunya, ketika anda sampai di tempat yang banyak sampahnya anda mencibir dan bergumam: ”Ih joroknya”. Ya, inilah fakta di negeri kita yang tercinta. Sampah menjadi masalah yang serius. Bahkan di wilayah yang seharusnya belum menjadi masalah pun telah menjadi masalah.

Maka dari itu, Villa Kubu berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan lingkungan yaitu dengan melakukan pemilahan sampah sehingga memudahkan untuk mengolah. misalnya, sampah organik dapat kita olah menjadi kompos, biogas atau bentuk lainnya. Pemilahan sampah dilakukan dengan menyediakan tempat sampah khusus bagi sampah unorganik yaitu sampah plastik-plastik dan kertas-kertas. Tempat sampah warna hijau khusus untuk sampah berupa kertas sedangkan warna merah khusus untuk sampah plastik. Penyediaan tempat sampah ini sudah disediakan di seluruh villa begitu juga di area tertentu. Khusus untuk pengolahan sampah organik yang berupa daun-daun, langsung diolah dalam bak penampungan yang kemudian akan diolah menjadi pupuk kompos.

Pertunjukan Tari Kecak

Ubud, 28 Agustus 2010
Tari Kecak adalah sebuah dramatari Bali yang penarinya berkisar antara 50 sampai 150 orang penari yang sebagian besar adalah pria, mereka menari dengan membuat paduan suara, “cak, cak, cak” yang irama ditata sedemikian rupa, sehingga menghasilkan suatu paduan yang sangat harmonis, diselingi dengan beberapa aksen dan ucapan-ucapan lainnya.
Cerita dalam tari Kecak biasanya mengambil lakon Ramayana dengan beberapa tokoh pewayangan yang terkenal seperti Rama, Sinta, Hanuman dan Rahwana yang berperan sebagai tokoh antagonis.

Asal Mula Tari Kecak
Tak diketahui secara pasti darimana tari kecek berasal dan dimana pertama kali berkembang, namun ada suatu macam kesepakatan pada masyarakat Bali kecak pertama kali berkembang menjadi seni pertujukan di Bona, Ganyar, sebagai pengetahuan tambahan kecak pada awalnya merupakan suatu tembang atau musik yang dihasil dari perpaduan suara yang membentuk melodi yang biasanya dipakai untuk mengiringi tarian Sahyang yang disakralkan. Dan hanya dapat dipentaskan di dalam pura. Kemudaian pada awal tahun 1930an astist dari desa Bona, Gianyar mencoba untuk mengembangkan tarian kecak dengan mengambil bagian cerita Ramayana yang didramatarikan sebagai pengganti Tari Sanghyang sehingga tari ini akhirnya bisa dipertontontan di depan umum sebagai seni pertunjukan. Bagian cerita Ramayana yang diambil pertama adalah dimana saat Dewi Sita diculik oleh Raja Rahwana.

"Ayo, Bersihkan Sampah Plastik"

Seminyak,27 Agustus 2010


Dalam rangka mewujudkan Bali Bersih Sampah Plastik 2013, BVA mengadakan kegiatan pemungutan sampah-sampah plastik di sekitaran areal pantai petitenget sampai pantai double six. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan dari sampah plastik(unorganik) karena sampah ini tidak dapat diurai oleh lingkungan. Kegiatan ini dihadiri oleh para pelajar, organisasi kemasyarakatan maupun dari pihak-pihak hotel tanpa terkecuali dari villakubu team yang selalu mendukung dan perpartisipasi dalam memelihara lingkungan. Dengan menggunakan peralatan yang telah disiapkan sebelumnya, berupa tongkat bambu, karung kampil mereka terlihat sangat antusias mengikuti acara ini. "Jadi Pemulung Dadakan", ujar salah seorang peserta. Memang benar seperti pemulung yang jalan bawa kampil dan tongkat!!hehe..,,


"Jangan masuk-masuk rumah ya pak!!"

Penyandang Cacat

Seminyak, Agustus 2010
Sebagai bentuk solidaritas sekaligus mendukung program perintah dalam memdayagunakan kemampuan SDM penyandang cacat, villakubu telah mampu mempekarjakan bapak nyoman blind seorang tuna netra selaku spa therapy. meskipun pak nyoman blind kurang beruntung, namun dengan keuletan dan didukung tekad yang kuat menjadikannya mampu melakukan tugas dengan telaten dan cekatan. Terbersit pikiran!! Koq Bs??" itulah keajaiban tuhan. Maha adil, setiap manusia pasti diberikan kemempuan lebih. Sekarang kita tinggal menggali potensi tersebut sehingga mampu berdayaguna.
"Semangad"

Dharma Wacana Ida Pedande Made Gunung

Denpasar, 4 April 2010
Staff dan management Villa Kubu dalam rangka ulang tahun BVA ikut berpartisipasi dalam dharma wacana. Dharma wacana tersebut di selenggarakan di SLB A Griya Raba Jln. Serma Gede II, Denpasar pada 4 april 2010. Adapun tema Dharma Wacana tersebut adalah menyangkut Hari Raya Nyepi mengenai Catur Brata Penyepian dan sebagai pemberi Dharma Wacana adalah Ida Pedande Made Gunung dari Griya Purnawati, Blahbatuh Gianyar.

Kegiatan ini sangat bermanfaat buat kita semua karena dengan adanya kegiatan ini maka kita menjadi tahu tentang brata-brata penyepian yang sering terjadi polemik, apalagi dijaman modernisasi seperti sekarang.

Pelatihan Fire Extinguisher

Seminyak, 12 Juni 2010
“Musim kemarau sudah datang, kita perlu waspada terhadap amukan si jago merah. Maka dari itu, kita perlu waspada terhadap tanda-tandanya sekecil apapun”. Begitulah himbauan langsung yang diberikan oleh general manager Villakubu yang akrab dipanggil Pak Gede saat pelatihan fire extinguisher yang dihadiri oleh seluruh staff villakubu.

Pelatihan ini sangatlah penting dilakukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman khususnya bagi tamu dan karyawan pada umumnya. Adapun alat pemadam yang digunakan menggunakan debu kering (dry powder). Kandungan dry powder adalah:
· Sodium bikarbonat 97%
·
Maganesium Stearote 11/2%
·
Magnesium Karbonat 1%
·
Trikalsium Karbonat 1/5%

Pelatihan Merangkai Bunga

Seminyak, 12 Juni 2010
"Wow Keren"
Begitulah kira-kira ungkapan yang bisa diungkapkan ketika melihat pelatihan merangkai bunga dilakukan staff villakubu yang bertempat di villa 2. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan merangkai bunga bagi staff wanita.
Dengan dipandu instruktur yang berpengalaman, mereka terlihat antusias mengikuti pelatihan. Dengan diselingi canda tawa, membuat suasana pelatihan menjadi lebih meriah dan ramai. Selamat berlatih ya, “Semangat"

Penanaman Bakau atau Mangrove

Sakenan, 27 Mei 2010.
Sesuai dengan rencana kegiatan paguyuban Tri Hita Karana 2010 khususnya di program Palemahan yaitu menanam 1.500 pohon bakau yang dilaksanakan di areal Pura Sakenan.
Villakubu yang dikomando langsung oleh Pak Gede selaku general manager berpartisipasi langsung dengan ikutserta dalam acara tersebut guna mewujudkan Bali Go-Green 2013.
Biarpun kotor-kotoran bersimbah lumpur, tapi villakubu dan team tetap semangat dan bergembira ria karena dengan penanaman pohon bakau ini kelak akan dapat mengurangi polusi dan abrasi yang terjadi di sekitar pantai areal pura sakenan


Mereresik di Besakih

Seminyak, April 3, 2010

Pura Besakih adalah sebuah komplek pura yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia. Komplek Pura Besakih terdiri dari 1 Pura Pusat (Pura Penataran Agung Besakih) dan 18 Pura Pendamping (1 Pura Basukian dan 17 Pura Lainnya). Di Pura Basukian, di areal inilah pertama kalinya tempat diterimanya wahyu Tuhan oleh Hyang Rsi Markendya, cikal bakal Agama Hindu Dharma sekarang di Bali, sebagai pusatnya. Pura Besakih merupakan pusat kegiatan dari seluruh Pura yang ada di Bali. Di antara semua pura-pura yang termasuk dalam kompleks Pura Besakih, Pura Penataran Agung adalah pura yang terbesar, terbanyak bangunan-bangunan pelinggihnya, terbanyak jenis upakaranya dan merupakan pusat dan semua pura yang ada di komplek Pura Besakih. Di Pura Penataran Agung terdapat 3 arca atau candi utama simbol stana dari sifat Tuhan Tri Murti, yaitu Dewa Brahma, Wisnu, Siwa yang merupakan perlambang Dewa Pencipta, Dewa Pemelihara dan Dewa Pelebur/Reinkarnasi.



Puncak karya Ida Batara Turun Kabeh di Pura Penataran Agung Besakih dilaksanakan bertepatan dengan Purnama Kadasa, Senin 29 Maret 1020. Rangkaian karya berlangsung sejak Jumat 5 Maret 2010 lalu sebagai bagian dari Tawur Labuh Gentuh.. Ida Batara nyejer sebelas hari hingga upacara penyineb Jumat 9 April 2010. Puncak karya juga dirangkai berbagai tarian sakral seperti Topeng Sidakarya, Wayang Lemah, Rejang Dewa, Rejang Renteng yang melibatkan 150 penari, gambang dan selonding.



Sebagai wujud bakti atas anugrah dan kemudahan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, pada tanggal 3 april 2010 team THK Villa Kubu ngayah mereresik di pura besakih. Tujuannya agar lingkungan menjadi bersih dan asri sehingga krama yang tangkil bias bersembahyang dengan nyaman dan damai.


Piodalan Pura Villa Kubu

Seminyak, February 28, 2010
Piodalan atau odalan artinya lahir atau kelahiran. Sebuah pura dianggap lahir pada saat "ngenteg linggih," dalam bahasa sansekerta disebut "Khumbha Abhisekam." Dalam pengertian kita yang awam, pada saat itulah Ida Betara mulai melinggih di pura ini. Secara tattwa dapat dijelaskan, pada saat itulah pura diberikan tenaga kehidupan, prana dan jiwa, roh oleh Tuhan, Ida Sang Hyang Widhi. Dan setelah itu Pura menjadi pusat kehidupan ritual dan spiritual kita.


Piodalan pura villa kubu seminyak jatuh pada Purnama sasih kesanga.

Perayaan piodalan pura villa kubu ditandai dengan dibuatnya penjor di depan gapura pura sehari sebelum piodalan. Tujuan pemasangan penjor adalah sebagai swadharma umat Hindu untuk mewujudkan rasa bakti dan berterima kasih kehadapan Ida Sanghyang Widi Wasa. Penjor juga sebagai tanda terima kasih manusia atas kemakmuran yang dilimpahkan Ida Sang Hyang Widi Wasa. Bambu tinggi melengkung adalah gambaran dari gunung yang tertinggi sebagai tempat yang suci. Hiasan yang terdiri dari kelapa, pisang, tebu, padi, jajan dan kain adalah merupakan wakil-wakil dari seluruh tumbuh-tumbuhan dan benda sandang pangan yang dikarunia oleh Hyang Widhi Wasa.

Seluruh staff terlibat langsung dalam piodalan pura villa kubu. Bahkan Owner(Ms. Dee Mytton) terlihat antusias mengikuti upacara piodalan. Setelah persembahyangan piodalan selesai, dilanjutkan dengan syukuran berupa makan bersama sekaligus mengucapkan rasa syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena telah diberikan kemudahan bagi staff, management dan pihak-pihak yang terlibat dalam villa kubu seminyak.

Bantuan Alat Elektronik Penunjang Pembelajaran Praktik

Seminyak, March 05, 2010
Sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan pendidikan SMKN 1 Kuta Selatan yang beralamat di Jln. Gedong Sari By Pass Ngurah Rai Nusa Dua, Villa Kubu Seminyak telah memberikan bantuan alat-alat elektronik second berupa:

  • TV Mitshubishi 32”
  • TV Sony 29"
  • TV RGA 21”

Bantuan alat-alat elektronik ini tentunya akan sangat bermanfaat dalam menunjang pembelajaran praktik elektronika.

Bali Villa Association (BVA) : Reforestation


Seminyak, January 03, 2010.

Mengawali Tahun 2010, Bali Villa Association atau BVA bekerjasama dgn Br. Tegal Buah Padangsambian Kelod mengadakan Penanaman Pohon Intaran sebanyak 200 pohon di lingkungan Br.Tegal Buah, pada hari Minggu 3 Januari 2010, Acara ini dihadiri oleh : Bpk Walikota Denpasar, Bpk Camat Denpasar Barat, Bpk Kepala Desa Padangsambian Kelod, Bpk Kepala Dusun Br.Tegal Buah, Bpk Kelian Adat Br. Tegal Buah, Bpk Ketua Bali Villa Association beserta anggota serta masyarakat Br. Tegal Buah




Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan dalam menjaga keasrian lingkungan kita.

Adapun tujuan dari penghijauan adalah :
a. Untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup
b. Untuk meningkatkan kota yang asri, serasi, lestari
c. Untuk melaksanakan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Staff Party Villa Kubu Seminyak 2009

Seminyak, Desember 18, 2009

Di tahun 2009 ini, banyak suka dan duka yang telah kita alami bersama.....

Dalam ulang tahun nya yang ke 6, Owner (Ms. Dee Mytton) dan management mengadakan staff party. Dimana acara ini di hadiri oleh semua karyawan dan keluarga. Sebelum hari H, banyak kegiatan yang telah dilakukan seperti kegiatan olah raga dan kegiatan sosial yang semuanya di ikuti oleh semua staff.

Dan pada hari H acara nya pun beragam seperti permainan untuk anak-anak, pertunjukan kesenian budaya, penghargaan buat karyawan terbaik 2009, 5 years achievement dan door prize untuk karyawan sekaligus memberikan penghargaan untuk karyawan terbaik villakubu. Semua karyawan sangat antusias dalam acara ini,hal ini dibuktikan dengan suksesnya acara yang diadakan. Dalam kesempatan ini Owner dan juga management menegaskan bahwa target kita untuk tahun 2010 adalah occupancy rata-rata 85 % dan Villa Kubu meraih emas lagi dalam THK award 2010.

Penanaman Pohon

Seminyak, 12 December 2009.

Pada hari Sabtu, 12 dDesember 2009 staff Villa Kubu dan management bersama para siswa SMP negeri 2 Kuta melakukan penanaman pohon bersama di areal SMP Negeri 2 Kuta dan SMU Negeri 1 Kuta.

Kegiatan ini bersinergi dengan LPM Desa Seminyak melalui Pak Made Sukadana SH. Acara ini disambut baik oleh Kepala SMP Negeri 2 Kuta dan Ketua LPM Desa Seminyak.


Apa yang dibilang Bapak Bupati sangat benar, kalau dilihat lebih dalam kegiatan ini mempunyai beberapa manfaat seperti :

1. Manfaat Estetis (Keindahan)
Pohon memiliki berbagai macam bentuk tajuk yang khas, sehingga menciptakan keindahan tersendiri. Oleh karena itu bila disusun secara berkelompok dengan jenis yang sama pada masing-masing kelompok akan menciptakan keindahan atau suasana yang nyaman. Struktur bangunan tanpa diimbangi dengan pohon-pohon akan terasa gersang, sebaliknya bila sekitarnya ditanam pohon serta ditata dengan baik akan nampak hijau dan asri.
2. Manfaat Orologis
Akar pohon dengan tanah merupakan satu kesatuan yang kuat sehingga mampu mencegah erosi atau pengikisan tanah. Inilah yang disebut manfaat orologis.
3. Manfaat Hidrologis
Dalam hal ini dimaksudkan bahwa tanaman-tanaman pada dasarnya akan menyerap air hujan. Dengan demikian banyaknya kelompok pohon-pohon akan menjadikan daerah sebagai daerah persediaan air tanah yang dapat memenuhi kehidupan bagi
manusia dan makhluk lainnya.
4. Manfaat Klimatologis
Dengan banyaknya pohon akan menurunkan suhu setempat, sehingga udara di sekitarnya menjadi sejuk dan nyaman. Jadi secara klimatologis kehadiran kelompok pohon-pohon pelindung sangat besar artinya.
5. Manfaat Edaphis
Ini adalah manfaat dalam kaitan dengan tempat hidup binatang. Di lingkungan yang penuh dengan pohon-pohon, secara alami satwa dapat hidup dengan tenang karena lingkungan demikian memang sangat mendukung.
6. Manfaat Ekologis
Lingkungan yang baik adalah yang seimbang antara struktur buatan manusia dan struktur alam. Kelompok pohon atau tanaman, air, dan binatang adalah bagian dari alam yang dapat memberikan keseimbangan lingkungan.
7. Manfaat Protektif
Manfaat protektif adalah karena pohon dapat memberikan perlindungan, misalnya terhadap teriknya sinar matahari, angin kencang, penahan debu, serta peredam suara. Disamping juga melindungi mata dari cahaya silau.
8. Manfaat Hygienis
Adalah sudah menjadi sifat pohon pada siang hari menghasilkan O2 (Oksigen) yang sangat diperlukan manusia, dan sebaliknya dapat menyerap CO2 (Karbondioksida) yaitu udara kotor hasil gas buangan sisa pembakaran. Jadi secara hygienis, pohon sangat berguna untuk kehidupan manusia.
9. Manfaat Edukatif
Berbagai macam jenis pohon yang ditanam di kota merupakan laboratorium alam, karena dapat dimanfaatkan sebagai tempat belajar mengenal tanaman dari berbagai aspeknya.

Gema Perdamaian, Sebagai Sarana Menyatukan Diri

Gema Perdamaian 12 Oktober 2009

Ini merupakan sebuah acara perdamaian yang diselenggarakan di Lapangan Renon Denpasar. Acara ini berlangsung dari jam 2 sampai jam 12 malam ( itu yang saya tau sobat). Di acara Gema Perdamaian 2009 Diselenggarakan banyak sekali acara yang berhubungan dari berbagai daerah.

Dengan mengikuti suara hati, maka manusia diarahkan pada pencitraan diri, kental akan nilai-nilai cinta dan kasih sayang universal. Jika nilai-nilai universal tersebut menjadi energi utama penggerak kehidupan , maka akan lahir sebuah vibrasi yang mendorong gerakan menuju pada sebuah kesadaran agung. Masih begitu banyak kearifan di ranah Bali, yang mengajarkan kita untuk melakukan apresiasi pada setiap mahluk ciptaan-Nya. Dengan bahasa sederhana, para
leluhur telah membumikan cara pandang tersebut dalam aktifitas hidup di alam semesta. Barisan bukit dan gunung, tidaklah dipandang hanya sebagai timbunan batu, pasir, dan tanah yang ditumbuhi aneka tanaman tak beraturan. Hamparan laut lepas tidaklah dipandang hanya sebuah kolam luas yang bergelombang seiring kencangnya tiupan angin. Bagi manusia Bali, gunung dan barisan bukit menghijau tersebut adalah sumber kehidupan. Laut atau samudera yang luas tersebut adalah tempat penyucian diri. Dalam pandangan manusia Bali, tak ada satu makhluk ( hidup maupun tak hidup ) yang tidak mempunyai makna dan fungsi, terlebih lebih makhluk bernama manusia.

Kunjungan ke Panti Jompo

Seminyak, 08 Desember 2009

Di penghujung tahun 2009, Management Villa Kubu mengadakan Staff Party 2009. Nah sebelum hari H tersebut, management dan staff Villa Kubu melakukan serangkaian kegiatan sosial yang salah satunya adalah Kunjungan Ke Panti Jompo Wana Seraya yang ada di Denpasar. Dalam kunjungan ini diserahkan beberapa bantuan baik berupa uang tunai dan kebutuhan sehari-hari.

Ada semangat dan keceriaan yang tergambar dalam wajah para lansia. Meski jauh dari sanak keluarga, lansia di Panti Wreda Wana Seraya tak merasa sendiri. Ada rasa saling berbagi di antara penghuni panti baik antarlansia mau pun antarapengurus. Kedekatan mereka tampak terlihat jelas. “Kami seperti keluarga. Mereka kami anggap seperti orangtua kami sendiri.

Villa Kubu Seminyak, Gold Achiever untuk Katagori Jasmine Hotels dan Pondok Wisata


Bali Travel News memberikan penghargaan Tri Hita Karana untuk Kategori Jasmine Hotels and Tourist Houses (pondok Wisata) kepada Villa Kubu
Seminyak untuk Period 4 Desember 2009 - 4 Desember 2010.

Penghargaan tersebut dianugrahkan atas keberhasilan Villa Kubu Seminyak dalam setiap pengelolaan, pelayanan, dan pewujudannya senantiasa memperhatikan aspek keharmonisan Tri Hita Karana. Hubungan Manusia dengan Tuhan, Manusia dengan Sesama dan Manusia dengan linkungannya adalah pengertian dari Tri Hita Karana yang patut diterapkan oleh kita semua.

Sebelumnya, Villa Kubu juga pernah menerima penghargaan Bronze Achiever untuk THK Awards ini selama 2 tahun
berturut turut. ini sebagai bukti bahwa memang benar villa kubu seminyak benar benar dalam komitmennya dalam
mengamalkan Tri Hita karana Sebagai Landasan dasar ber -
Pariwisata di bumi seribu pura, Bali, kata I Gede Nik Sukarta, General Manager Villa Kubu Seminyak.

Latihan Pemadam Kebakaran

Seminyak, 14 November 2009.

Awas Api....Api...Api.... itulah sekilas teriakan staff Villa Kubu pada tanggal 14 November 2009 kemarin. Itu bukanlah sebuah kebakaran yang terjadi tapi itu hanya simulasi kebakaran yang sengaja di selenggarakan dalam kegiatan Latihan Pemadam Kebakaran kemarin. Latihan ini di ikuti oleh semua staff yang incharge. Adapun tujuan pelatihan ini adalah supaya kita tahu cara memadamkan api yang benar dengan menggunakan alat yang ada seperti gas yang khusus untuk api dan mencegah terjadinya kepanikan. Latihan ini langsung dipimpin oleh General Manager Villa Kubu, Bpk Gede Nik Sukarta. Kegiatan ini sangat baik dilakukan terutama untuk melatih kesigapan dan kecekatan dalam mengambil langkah sehingga efektif dan mencegah korban jiwa.

Balinese Concept Tri Hita Karana

Cosmogony and Tri Hita Karana

The Balinese Concept is fundamental from the Hindu Religion concept, which is more popular called TRI HITA KARANA where nowadays this concept is becomes the point of the hotel, restaurant and other building assessment in the world. The Balinese Traditional Architecture is not only monumentally, but also has the aspect philosophies and religious. The cosmogony is oneness of three worlds (Tri Bhuana) which is called Bhuhloka, Bhwahloka, and Swahloka. Each of this world (Loka) has habitants it self.

Tri Hita Karana Concept for Life

In addition of this three concepts cosmogony, it is also own contextual with Hindu Religion Concept, which is called Tri Hita Karana (three of the harmony, balance to create the peaceful and happiness). Tri Hita Karana word is come from Sansekerta Language that has meaning to keep the harmony and balance between human to God, human-to-human and human to environment. These three concepts is most popular in Bali spread out as follows:

PARHYANGAN

Parhyangan is one of the three concept related to the god. On this stage, the human is demanded to keep the harmony and balance with god. This concept has huge meaning where the Balinese discipline and full confidence to do this. It is not only including to pray at the temple, however it is cover all the activities which has a good thing in the life like build the temple, cleaning the temple, keep the religion symbols well a lot of thing we can do on this concept.

PAWONGAN

Pawongan in this concept is required to keep the harmony and balance between human to human and this concept has emphasized how to keep good relation with others. The simple ways to execute the implementation of this concept are to conduct three good things like to think the good thing, to speak the good thing and to conduct the good thing. By conducting three good things that is called Tri Kaya Parisuda, it is ensure we can conduct this concept.

PELEMAHAN

Palemahan, this word is come from lemah that is meaning the land or environment. Generally the Pelemahan in Tri Hita Karana is all aspect related to the environment. Base on this concept the Balinese has treated the environment well and they believe that the good environment will give their life better. Once example the Balinese treat the environment that on the Tumpek Uduh based on the Balinese calendar, the Balinese give the offering to the tree with the purpose that the tree has given them prosperity and a lot of thing they can do to keep the harmony and balance with the environment.